FILSAFAT HUKUM DALAM KAITAN DENGAN HAKIKAT HUKUM


Filsafat hukum merupakan ilmu pengetahuan yang berbicara tentang hakikat hukum atau keberadaan hukum. Hakikat hukum meliputi :    

1). Hukum merupakan perintah (Teori Imperatif)

Teori Imperatif artinya mencari hakikat hukum. Keberadaan hukum di alam semesta adalah sebagai perintah Tuhan dan perintah penguasa yang berdaulat.

Aliran hukum alam dengan tokohnya Thomas Aquinas dikenal pendapatnya membagi hukum (lex) dalam urutan mulai yang teratas yaitu;

-    Lex aeterna (Rasio Tuhan yang tidak dapat ditangkap oleh manusia, yang disamakan hukum abadi).

-    Lex divina ( Rasio Tuhan yang dapat ditangkap oleh manusia).

-    Lex naturalis (Penjelmaan dari Lex aeterna dan Lex divina).

-    Lex positive ( hukum yang berlaku merupakan tetesan dari Lex divina kitab suci).

Aliran Positiveme hukum Jhon Austin beranggapan bahwa hukum berisi perintah, kewajiban, kedaulatan, dan sanksi. Dalam teorinya yang dikenal dengan nama “analytical jurisprudence” atau Teori Hukum yang Analitis dikenal ada dua bentuk hukum, yaitu positive law (undang-undang) dan morality (hukum kebiasaan).

2). Kenyataan sosial yang mendalam ( Teori Indikatif)

Mazhab sejarah : Carl von savigny beranggapan bahwa hukum tidak dibuat, melainkan tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan masyarakat.

Aliran sosiological jurisprudence dengan tokohnya Eugen Eurlich dan Roscoe Pound dengan konsepnya bahwa “hukum yang dibuat agar memerhatikan hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) baik tertulis maupun tidak tertulis.”

-    Hukum tertulis atau hukum positif

Hukum positif atau Ius Constitutum, yaitu hukum yang berlaku di daerah (negara) tertentu pada suatu waktu tertentu.

Contoh : UU Nomor 1 Tahun 1074 tentang Perkawinan.

-    Hukum tidak tertulis

a.  Hukum kebiasaan yaitu kebiasaan yang berulang-ulang dan mengikat para pihak yang terkait.

b.  Hukum adat adalah adat istiadat yang telah mendapatkan pengukuhan dari penguasa adat.

c.  Traktat ataubtreaty adalah perjanjian yang diadakan antardua negara atau lebih di mana isinya mengikat negara yang mengadakan perjanjian tersebut.

d.  Dokrin adalah pendpaat ahli hukum terkemuka.

e. Yurisprudensi adalah kebiasaan yang terjadi di pengadilan yang berasaskan “asas precendent” yaitu pengadilan memutus perkara mempertimbangkan putusan kasus-kasus terdahulu yang diputus (common law).

3). Tujuan Hukum ( Teori Optatif)

Salah satu kajian filsafat hukum adalah apa sebenarnya tujuan dari hukum. Bermula dari pertanyaan itu maka muncul berbagai pandangan tentang tujuan hukum, yaitu “keadilan kepastian dan kegunaan atau kemanfaatan”.

a.    Keadilan

Menurut Aristoteles sebagai pendukung teori etis, tujuan hukum utama adalah kejadian yang meliputi:

-    Distributif, yang didasarkan pada prestasi

-    Komunikatif, yang tidak didasarkan pada jasa

-    Vindikatif, bahwa kejahatan harus setimpal dengan hukumannya

-    Kreatif, bahwa harus ada perlindungan kepada orang yang kreatif

-    Legalis, yaitu keadilan yang ingin dicapai oleh undang-undang.

b.    Kepastian

Hans Kelsen dengan konsepnya Rule of Law atau penegakan hukum. Dalam hal ini mengandung arti:

-    Hukum itu ditegakkan demi kepastian hukum

-    Hukum itu dijadikan sumber utama bagi hakim dalam memutuskan perkara

-    Hukum itu tidak didasarkan pada kebijaksanaan dalam pelaksanaannya

-    Hukum itu bersifat dogmatik

Selanjutnya Hans Kelsen menyatakan mengapa hukum dipatuhi, karena sesuai dengan prinsip-prinsip moral yaitu membentuk rasa keadilan yang ideal.

c. Kegunaan

Menurut Jeremy Bethman, sebagai pendukung teori kegunaan, maka tujuan hukum harus berguna bagi masyarakat untuk mencapai kebahagiaan sebesar-besarnya. Kemanfaatan ini dilukiskan oleh Betham sebagai “kebaikan publik” dan “kemanfaatan”.


Sumber bacaan :

 “Pengantar Ilmu Hukum” Oleh : Dr. H. Zainal Asikin, SH.,SU. Halaman : 65-69. Penerbit : Rajawali Pers. 2012.


Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "FILSAFAT HUKUM DALAM KAITAN DENGAN HAKIKAT HUKUM"

  1. ASS.WR.WT.saya IBU SRI MUSDALIFHA TKW MALAYSIA sangat berterima kasih kepada AKI SOLEH, berkat bantuan angka jitu yang di berikan AKI SOLEH, saya bisah menang togel MAGNUM 4D yaitu ((( 7 7 2 5 ))) dan alhamdulillah saya menang 175 lembar.sekarang saya sudah bisah melunasi hutang-hutang saya dan menyekolahkan anak-anak saya. sekarang saya sudah bisah hidup tenang berkat bantuan AKI SOLEH. bagi anda yang termasuk dalam kategori di bawah ini;

    1.di lilit hutang
    2.selalu kalah dalam bermain togel
    3.barang-barang berharga sudah habis buat judi togel
    4.hidup sehari-hari anda serba kekurangan
    5.anda sudah kemana-mana tapi belum dapat solusi yang tepat
    6.pesugihan tuyul
    7.pesugihan bank gaib
    8.pesugihan uang balik
    9.pesugihan dana gaib, dan dll

    dan anda ingin mengubah nasib melalui jalan togel seperti saya hub AKI SOLEH di no; 082-313-336-747.

    atau anda bisah kunjungi blog AKI KLIK DISINI ((((( BOCORAN TOGEL HARI INI ))))

    UNTUK JENIS PUTARAN; SGP, HK, MACAU, MALAYSIA, SYDNEY, TOTO MAGNUM, TAIPE, THAILAND, LAOS, CHINA, KOREA, KAMBODIA, KUDA LARI, ARAB SAUDI,

    AKI SOLEH dengan senang hati membantu anda memperbaiki nasib anda melalui jalan togel karna angka gaib/jitu yang di berikan AKI SOLEH tidak perlu di ragukan lagi.sudah terbukti 100% akan tembus. karna saya sudah membuktikan sendiri.buat anda yang masih ragu, silahkan anda membuktikan nya sendiri...

    SALAM KOMPAK SELALU.DAN SELAMAT BUAT YANG JEPE HARI INI

    ReplyDelete